SOSIALIASI PENYULUHAN APLIKASI PAMITABARA UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN REMAJA DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMP AL ISLAM BANDUNG

  • Roni Rowawi Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia
  • Dhinda Whinalda Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia
  • Yanti Herawati Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Dharma Husada, Bandung, Indonesia

Abstract

Survey di lapangan kurangnya pengetahuan remaja terhadap anemia dan banyaknya remaja yang tidak mau meminum tablet tambah darah. Masalah ini menimbulkan angka anemia masih tinggi dan masih banyaknya remaja yang mengalami anemia. Metode yang digunakan dalam sosialisasi kepada remaja yang akan diberikan yaitu metode survei, metode ceramah, metode tutorial dan metode diskusi. Tujuan dari hasil kegiatan sosialisasi ini yaitu diharapkan menurunkan angka anemia pada remaja dan dapat menambah wawasan remaja mengenai anemia.  Hasil  dari  sosialisasi  kepada  remaja  memiliki  dampak positif  dan signifikan pada kepatuhan remaja terhadap tablet tambah darah.

References

1. Taufiqa, dr. zurhan, Ekawidyanai, dr. K. R., & Prawita, dr. T. (2020). Aku Sehat Tanpa Anemia. Wonderland Publisher.
2. WHO. 2018. Haemoglobin Concentrations For The Diagnosis of Anemia and Assasment of Severity. Vitamin and Mineral Nutrition information System. Online : http://www.nhlbi.nih.gov/health/public/blood/anemia-yg.pdf. diakses tanggal 27 Desember 2022.
3. Unit PKRS, (2021), Remaja Sehat Tanpa Anemia, https://rsupsoeradji.id/remajasehat-bebas- anemia/, diakses 26 Februari 2021.
4. Wicaksono, Denny., (2019), Mengapa Remaja Putri Perlu Meminum Tablet Fe?, https://puskesmasandalas.padang.go.id, diakses 31 Agustus 2019. The Con 2019.
5. Kemenkes R.I, (2021), Remaja Sehat Kompenen Utama Pemangunan SDM Indonesia. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia, Jakarta.
6. Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). (2013). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Kementerian RI tahun 2013
7. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022. Dinas Kesehatan Jawa Barat.
8. Sari, V. M., & Rahmatika, S. D. (2021). Gambaran Kejadian Anemia Pada Remaja Putri di Kabupaten Cirebon. Jurnal Kebidanan, 2(2), 33–37.
9. Saputri, T. I., & Wijayanti, H. S. (2015). Perbedaan Asupan Protein, Zat Besi, Asam Folat, Vitamin B12 dan Kejadian Anemia Pada Ibu Nifas yang Melakukan Mutih dan Tidak Melakukan Mutih di Kecamatan Gebog, Kabupaten Kudus (Doctoral dissertation, Diponegoro University).
10. Badriah, D.L. 2011. Gizi Dalam Kesehatan Reproduksi. Bandung: PT Refika Aditama.
11. Kemenkes RI. 2016. Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia Pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur (WUS). Ditjen Kesehatan Masyarakat Bina Gizi Masyarakat.
12. Briawan, D. I. D. (2021). Anemia Masalah Gizi Pada Remaja Wanita. Peberbit Buku Kedokteran. EGC.
Published
2023-05-26
How to Cite
Rowawi, R., Whinalda, D., & Herawati, Y. (2023). SOSIALIASI PENYULUHAN APLIKASI PAMITABARA UNTUK MENINGKATKAN KEPATUHAN REMAJA DALAM MENGKONSUMSI TABLET TAMBAH DARAH DI SMP AL ISLAM BANDUNG. Abdi Masada, 4(1), 54-58. Retrieved from https://abdimasada.stikesdhb.ac.id/index.php/AM/article/view/75
Section
Articles